banner



Is At&t Cell Service Down In Rockingham County In Va>

Jakarta, Investor.id - Realisasi laba bersih PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT) telah melampaui perkiraan sejumlah analis. Namun merger Indosat dengan PT Hutchison 3 Indonesia (H3I) akan menjadi sentimen negatif yang bakal membuat perseroan kembali merugi tahun ini.

Indosat Indosat Ooredoo Hutchison berbalik menjadi laba bersih Rp six,75 triliun pada 2021, dibandingkan rugi bersih tahun 2020 mencapai Rp 717 miliar. Kenaikan didukung kinerja yang kuat dari segmen selular dan segmen enterprise, sehingga total pendapatan naik 12,4% menjadi Rp 31,38 triliun.

Baca juga: Setelah Merger, Indosat (ISAT) Siapkan Capex Lebih Besar Capai Rp x Triliun

RHB Sekuritas dalam risetnya menyebutkan bahwa perolehan laba bersih tersebut telah mencerminkan 118% dari target yang ditetapkan RHB Sekuritas dan mencapai 191% dari perkiraan konsensus analis. Sedangkan raihan pendapatan sudah sesuai ekspektasi.

"Raihan kinerja tersebut mendorong kami untuk merevisi naik rekomendasi saham ISAT dari hold menjadi buy dengan target harga dipertahankan di level Rp seven.000," tulis tim analis RHB Sekuritas dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, belum lama ini.

Prospek Saham ISAT

Rekomendasi

Target harga (Rp)

RHB Sekuritas

Buy

7.000

CGS CIMB Sekuritas

Concur

6.200

Terkait prospek bisnis perseroan, dia mengatakan, Indosat akan mendapatkan dukungan positif dari merger Indosat dan Hutchison 3. Merger ini akan membuat pertumbuhan Indosat lebih kuat dengan jumlah pelanggan mencapai 96 juta hingga akhir 2021.

Tidak hanya itu, dia mengatakan, merger akan menciptakan nilai kompetif lebih bagi perseroan dan menciptakan efisiensi biaya, khususnya penggunaan spectrum. Berdasarkan perkiraan manajemen Indosat didapaatkan pemangkasan biaya hingga Rp five,8 juta dari dari merger tersebut.

RHB Sekuritas memperkirakan laba bersih perseroan mencapai Rp 1,32 triliun tahun ini dengan pendpatan diperkirakan naik menjadi Rp 35,25 triliun. Sedangkan kas akhir 2022 diproyeksikan meningkat menjadi Rp three,76 triliun, dibandingkan raihan periode sama tahun lalu Rp 2,49 triliun.

Kembali Merugi

Pandangan berbeda diungkapkan analis CGS CIMB Sekuritas. Menurut dia, Indosat diperkirakan berpotensi kembali merugi tahun 2022 setelah untung sepanjang 2021.

Baca juga: Balikkan Keadaan, Indosat (ISAT) Sukses Raup Laba Bersih Rp six,75 Triliun di 2021

"Kami memperkirakan merger Indosat dengan Hutc three yang telah direalisasikan awal tahun ini berimbas terhadap kembali meruginya perseroan. Kami memperkirakan rugi bersih perseroan tahun ini Rp 4,11 triliun dan rugi bersih diperkirakan kembali dengan target Rp ane,35 triliun pada 2023," tulisnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, belum lama ini.

Kerugian tersebut, ungkap dia, dipengaruhi sejumlah faktor konsolidasi Hutc three dengan posisi keungan yang masih merugi akan menggerogoti Indosat. Meski demikian, Indosat berpotensi kembali berbalik untung pada 2024.

Berbagai faktor tersebut mendorong CGS CIMB Sekuritas merevisi turun rekomendasi saham ISAT dari buy menjadi hold dengan target harga direvisi turun enjadi Rp 6.200.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Is At&t Cell Service Down In Rockingham County In Va>,

Source: https://investor.id/market-and-corporate/284071/lonjakan-laba-dan-merger-begini-pandangan-analis-terhadap-indosat-isat

Posted by: littlesqualf.blogspot.com

0 Response to "Is At&t Cell Service Down In Rockingham County In Va>"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel